Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi telah mengumumkan penerima hibah bersaing untuk pendanaan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun anggaran 2024.
Sehubungan dengan telah berakhirnya proses seleksi usulan proposal yang ketat dari pengusul seluruh perguruan tinggi di Indonesia yang di mulai dari 8 Desember 2023, maka berdasarkan surat Kemdikbudristek nomor 0520/D4/AL.04/2024 melalui Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) I telah menyampaikan Pengumuman Penerima Pendanaan BOPTN Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Dosen Vokasi Tahun Anggaran 2024
Dosen Fakultas Vokasi ITSI yang memenangkan pendanaan proposal DRTPM Tahun 2024 ialah Ika Ucha Pradifta Rangkuti, SST., M.Si untuk Skema Penelitian dan Sakiah, S.P., M.P untuk skema Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)
Perguruan tinggi penerima hibah pendanaan proposal klaster vokasi ialah sebagai berikut :
- Universitas Harapan Medan
- Universitas Satya Terra Bhinneka
- Institut Teknologi Del
- Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua
- Institut Teknologi Sawit Indonesia
- Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Binalita Sudama
- Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Flora
- STIKOM Tunas Bangsa
- Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
- Politeknik Unggul LP3M
- Politeknik LP3I Medan
- Politeknik Bisnis Indonesia
- Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia
Dari keseluruhan perguruan tinggi penerima pendanaan atau hibah , ITSI menduduki peringkat ketiga dari jumlah total dana yang diterima setelah Politeknik LP3I Medan dan Universitas Harapan Medan. Penandatanganan kontrak antara Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) I dengan Rektor ITSI telah berlangsung pada 25 Maret 2024 di Aula LLDIKTI-I. Acara dipandu oleh Dr. Sofiyan sebagai pengelola aktivitas Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat di LLDIKTI-I dan kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Lembaga LLDIKTI-I Prof. Saiful Anwar Matondang, Ph.D.
Dr. Sofiyan menyampaikan bahwa pendanaan hibah DRTPM untuk Dosen dan Peneliti di LLDIKTI-I masih dikatakan sedikit dan perlu ditingkatkan. Kegiatan yang dapat dilakukan yaitu melaksanakan coaching clinic di kampus-kampus dengan mendatangkan narasumber yang kompeten. Dr. Sofiyan memberikan motivasi dan menyampaikan bahwa ada salah satu perguruan tinggi di Surabaya yang bisa memperoleh hibah mencapai angka miliaran dibandingkan LLDIKTI-I untuk klaster vokasi yang keseluruhannya hanya sekitar 400 jutaan.
Prof. Saiful Anwar Matondang, Ph.D menyampaikan bahwa pengusulan proposal hibah bersaing itu ada tekniknya sehingga yang dibutuhkan pertama sekali yaitu pengajuan judul yang menarik. Prof. Saiful Anwar Matondang, Ph.D. menambahkan bahwa vokasi itu fokus pada penyelesaian masalah dan tidak banyak berteori, mulailah dari hal besar kemudian mengerucut pada alternatif solusi yang menjadi keahlian masing-masing pengusul. Beliau menambahkan bahwa tidak hanya ketua pengusul, namun anggota pengusul juga seharusnya sudah memiliki publikasi tentang usulan judul yang diangkat. Metode yang tepat dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan yang diangkat dan luaran yang dibuat berupa buku elektronik, prototipe, dan lainnya.
Prof. Saiful Anwar Matondang, Ph.D berpesan bahwa ambilah data dengan benar dan jujur, bukan data yang bersumber dari second sources. Sebagai penutup beliau menekankan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Penelitian maupun Pengabdian Kepada Masyarakat klaster vokasi ini sudah harus selesai pada 10 Desember 2024.



